Halaman ini berisi cerpen-cerpen yang pernah saya buat. Cerpen-cerpen tersebut terpajang di sini dalam kerangka pembelajaran. Dalam pemikiran saya, masing-masing cerpen berikut ini memiliki kekhususan pengolahan. Ada yang khas dalam alur, penokohan, latar, tema, amanat, dan mungkin yang lain (tent saja hal ini sangat subyektif).
Namun, ada prinsip yang tetap harus dipegang oleh seorang penulis karya sastra, yaitu bahwa pengarang telah “mati” begitu sebuah karya sastra dipublikasikan. Segala penafsiran, komentar, dan apapun yang muncul dari karya sastra tersebut saya serahkan sepenuhnya pada para pembaca.
Tidak lupa saya mohon kritik, saran, usulan demi perbaikan proses kreatif saya. Kritik, saran, usulan saya tunggu lewat komentar para pembaca! Terima kasih.
TUMBAL
Pedukuhan Jambuanom tiba-tiba saja menjadi terkenal. Maklum saja, setelah gonjang-ganjing masalah lokalisasi Mantingan pemerintah merencanakan memindahkan lokalisasi itu ke luar kota. Dan pedukuhan Jambuanomlah yang pada akhirnya ketiban sampur. Terpencil, miskin, tak menjanjikan apa-apa. Cukup memenuhi persyaratan untuk daerah pengasingan bagi para pekerja seks. Selanjutnya……. klik saja. cerpen-tumbal
JENGKOL
Tim pengendali inflasi dibuat sibuk akhir-akhir ini. Pasalnya, ada satu komoditi sektor pertanian yang mengalami kenaikan harga secara spektakuler. Jika yang naik adalah harga BBM, tarif listrik, maupun angkutan umum mereka tidak akan terlalu sibuk karena seperti biasanya walaupun kebijakan macam itu selalu ditentang oleh para mahasiswa toh pada akhirnya juga tak ada masalah. Tapi, masalah yang satu ini benar-benar membikin pusing para pakar ekonomi itu. Selanjutnya….. klik saja cerpenjengkol
AKU MEMANG DISIAPKAN JADI PELACUR
Aku merasa bahwa sebenarnya sudah sejak memasuki masa remaja ibuku menyiapkan diriku untuk menjadi seorang pelacur. Hal itu aku terima sebagai sesuatu yang wajar karena ibuku adalah seorang pelacur. Hampir seluruh perempuan di kampungku adalah pelacur.
“Tika, hidup ini sangat keras. Kita harus berjuang dengan segala sesuatu yang kita miliki!” Ibu berulang kali mengatakan hal itu.Selanjutnya ….klik saja aku-memang-disiapkan-jadi-pelacur
ATAS NAMA MASA DEPAN
Apa yang harus aku katakan lagi ketika dewan guru pada akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan Rini. Tak ada lagi. Perjuanganku sudah habis. Terbentur tembok angkuh yang bernama Dewan Guru. Pemegang kekuasaan tertinggi di sekolah ini. Selanjutnya…. klik saja.cerpenatas-nama-masa-depan
SENJA DI ATAS KUDA LUMPING
Suara kendang yang dimainkan oleh lelaki setengah baya itu terdengar begitu ringan. Seorang penari kecil dengan gayanya yang santai dan agak kocak melakukan gerakan-gerakan lincah di tengah arena. Suara bendhe menambah keindahan suasana sore yang sudah tidak terlalu panas. Seiring waktu berjalan………. baca selanjutnya, klik sajasenja-di-atas-kuda-lumping
pak, cerpennya koq ini doank sih…
yg lain donk pak…
bosen bacanya…
cerpen anak2 kan byk pak.. koq gk dimasukin?
Oleh: Catherine xd-10 on Juni 15, 2008
at 11:08 am
Pak, cerpen bpk yg laen mang nda da y?? Ini kan dah yang dulu pak… Yang laen dunk pak!
Oleh: Monica on September 23, 2008
at 10:04 am
pak, cerpen na yang atas nama masa depan kko abis di dwnload pas ngebuka na harus pake password ????
Oleh: thii on Desember 20, 2008
at 8:39 am